Record Detail
Advanced Search
TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN YANG MENJATUHKAN PIDANA PENJARA DI BAWAH MINIMUM KHUSUS DALAM TINDAK PIDANA PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA DI HUBUNGKAN DENGAN TUJUAN PEMIDANAAN (PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA BARAT NOMOR 690/PID.SUS/2020/PN.JKT.BRT)
Ayluna Putri als Lucinta Luna merupakan Terdakwa dalam kasus Tindak Pidana
Penyalahgunaan Narkotika sebagaimana yang terdapat dalam Putusan Pengadilan Negeri
Jakarta Barat Nomor 690/PID.SUS/2020/PN.JKT.BRT. Dalam penelitian ini terdapat dua
permasalahan sekaligus menjadi tujuan penelitian ini, yaitu pertama, untuk mengetahui
analisis yuridis terhadap penjatuhan pidana di bawah minimum khusus dalam tindak pidana
psikotropika dan narkotika dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor
690/PID.SUS/2020/PN.JKT.BRT, dan kedua untuk mengetahui ide dasar penetapan pidana
penjara minimum khusus dihubungkan dengan tujuan pemidanaan.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan merupakan jenis penelitian hukum yuridis
normatif, penelitian dilakukan dengan menggunakan bahan hukum primer yang bersifat
autoritatif berupa perundang-undangan seperti norma dasar Pancasila, Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,
Undang-Undang Psikotropika, Undang-Undang Narkotika dan peraturan lain terkait objek
penelitian. Bahan hukum sekunder antara lain karya ilmiah dan hasil penelitian dari para
ahli hukum, bahan hukum tersier yang digunakan penulis adalah Kamus Besar Bahasa
Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute
approach) dan pendekatan kasus (case approach). Diakhiri dengan penarikan suatu
simpulan yang disusun secara kualitatif.
Hasil penelitian dari permasalahan pertama yaitu hakim dalam menjatuhkan
pidana penjara terhadap terdakwa dalam kasus ini tidak sesuai dengan rumusan pidana
penjara minimum khusus dalam Undang-Undang Narkotika, sehingga menyebabkan
terjadinya disparitas dalam menjatuhkan putusan. Kedua yaitu ide dasar penetapan pidana
penjara minimum khusus disamping untuk menghindari disparitas pidana, juga untuk
meningkatkan prevensi general terhadap delik-delik tertentu. Dengan ketentuan minimum
dan maksimum khusus pidana penjara dapat mewujudkan kepastian hukum, kemanfaatan
hukum dan keadilan hukum
Detail Information
| Statement of Responsibility |
-
|
|---|---|
| Description |
-
|
| Publisher | STHB Press : ., 2022 |
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Content Type |
Undergraduate Theses
|
| Keyword(s) |
|---|