Record Detail
Advanced Search
PENERAPAN AJARAN CONCURSUS DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DIIKUTI DENGAN “MUTILASI” DAN PENERAPAN DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANYUMAS NO.116/PID.B/2019/PN B
Penelitian ini untuk mengetahui studi tentang perbarengan tindak pidana (concursus) pembunuhan berencana, membawa dan menghilangkan mayat untuk menyembunyikan kematiannya serta pencurian. Perbarengan tindak pidana (concursus) ialah terjadinya dua atau lebih tindak pidana oleh satu orang atau beberapa orang di mana tindak pidana yang dilakukan pertama kali belum dijatuhi pidana, atau antara tindak pidana yang awal dengan tindak pidana berikutya belum dibatasi oleh suatu putusan. Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan bagi penulis yang kemudian diangkat menjadi rumusan masalah, yaitu : analisis yuridis tindak pidana pembunuhan berencana yang diikuti dengan mutilasi dihubungkan dengan ajaran Concursus dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana pada Putusan Negeri Banyumas No.116/Pid.B/2019/PN BMS.
Adapun penelitian ini bersifat Deskriptif Analisis yang mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori-teori yang menjadi objek penelitian. Jenis penelitian yang digunakan yaitu yuridis normative dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan yang dihubungkan dengan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data adalah studi dokumen dan studi literatur berasal dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan metode analisis data metode normatif kualitatif.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perbuatan pelaku yang didakwakan oleh Penuntut Umum kemudian dipertimbangkan oleh Majelis Hakim dalam pembuktian unsur-unsurnya yang melanggar Pasal 340 KUHP, Pasal 181 KUHP, dan Pasal 362 KUHP telah terpenuhi dan jika dihungkan dengan ajaran concursus, dalam hal ini masuk kedalam Concursus Idealis. Sehingga dalam ajaran concursus idealis ini sistem penjatuhan pidana nya yang dipakai adalah sistem Absorbsi, maka yang diambil yang terberat yaitu pidana mati Pasal 340 KUHP. Dengan demikian, dalam pertimbangan hakim, hakim memutuskan pelaku terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan tindak pidana pembunuhan berencana, menghilangkan mayat untuk menyembunyikan kematiannya dan pencurian sehiingga dijatuhkan pidana dengan pidana mati dalam Putusan Negeri Banyumas No.116/Pid.B/2019/PN BMS.
Detail Information
| Statement of Responsibility |
-
|
|---|---|
| Description |
-
|
| Publisher | STHB Press : ., 2021 |
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Content Type |
Undergraduate Theses
|