Image of TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENOLAKAN ITSBAT NIKAH POLIGAMI DIHUBUNGKAN DENGAN HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1947 TENTANG PERKAWINAN (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 245/PDT.P/2019/PA.JB)

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENOLAKAN ITSBAT NIKAH POLIGAMI DIHUBUNGKAN DENGAN HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1947 TENTANG PERKAWINAN (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 245/PDT.P/2019/PA.JB)



Itsbat nikah adalah penetapan nikah yang tidak terdaftar di Kantor Urusan Agama. Itsbat nikah menjadi upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak dari perkawinan. Hukum Islam dalam Kompilasi Hukum Islam membuka kesempatan kepada mereka untuk mengajukan permohonan itsbat nikah ke Pengadilan Agama untuk kedepannya mempunyai kekuatan hukum dalam perkawinannya, dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui proses terjadinya penolakan poligami dalam hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan dan untuk mengetahui akibat hukum dari penolakan itsbat nikah poligami dalam perkara putusan Nomor 245/Pdt.P/2019.PA.JB.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan penelitian deksriptif (descriptive research) penelitian deksriptif adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyampaikan gambaran lengkap mengenai settingan sosial atau dimaksudkan untuk ekspolarasi dan klarifikasi sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti antara fenomena yang diuji tentang poligami terhadap lingkup masyarakat.
Pembahasan : perluasan, bahwa Pernikahan Pemohon I dan Pemohon II terdapat halangan perkawinan yang melanggar larangan perkawinan yang diatur dalam dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan jo. Pasal 40 Kompilasi Hukum Islam. bahwa akibat hukum dari Penolakan itsbat nikah poligami yaitu terhadap status perkawinan antara Pemohon I dan Pemohon II walaupun sah secara agama namun perkawinan tersebut tidak diakui oleh negara, karena adanya penolakan itsbat nikah dari Pengadilan Agama sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum dan dianggap tidak pernah terjadi adanya perkawinan di mata hukum.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment