No image available for this title

TINJAUAN YURIDIS MENGENAI WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JASA PERJALANAN UMRAH YANG DILAKUKAN OLEH PT.USTMANIYAH HANNIEN TOUR MENURUT KUHPERDATA (PUTUSAN NO.23/PDT.G/2018/PN.Cbi)



Ibadah umrah adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan diluar musim haji.Bagi warga negara Republik Indonesia ibadah umrah diselenggarakan oleh pemerintah atau dengan menggunakan jasa dari suatu biro perjalanan haji dan umrah yang telah ditetapkan oleh Menteri. Di dalam rangka pelaksanaan jasa perjalanan umrah dibutuhkan perjanjian antara kedua belah pihak yaitu antara pihak pemerintah, jasa travel umrah, dan juga pihak jamaah.”. Perjanjian umrah merupakan suatu perikatan yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang menyetujui perjanjian tersebut, sehingga menimbulkan prestasi dan apabila tidak terlaksananya perjanjian sesuai yang disepakati dapat menimbulkan wanprestasi. Banyak sekali kasus wanprestasi biro perjalanan umrah pada jamaah umrah yaitu dalam hal para jamaah tidak diberangkat oleh biro perjalanan umrah meski mereka sudah membayaran sejumlah uang dan menyebabkan banyak calon jemaah yang dirugikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hak dan kewajiban para pihak (jamaah dan PT. Ustmaniyah Hannien Tour), dan untuk mengetahui akibat hukum wanprestasi yang dilakukan oleh PT. Ustmaniyah Hannie Tour.
Pada penelitian ini penulis menggunakan spesifikasi penelitian yaitu penelitian deskripftif. Jenis penelitian yang dilakukan secara yurisid normatif dilakukan melalui studi kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pendekatan yang digunakan penulis yaitu perundang-undangan yang digunakan untuk mengetahui keseluruhan peraturan hukum, dilakukan dengan menelahaan semua peraturan yang berkaitan dengan wanpretasi terhadap kasus wanprestasi dalam jasa perjalanan umrah yang dilakukan oleh PT.Ustmaniyah Hannien Tour. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen terhadap data sekunder. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah normatif kualitatif.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa, penentuan wanprestasi yang dilakukan PT.Ustmaniyah Hannien Tour sesuai dengan Pasal 1238 KUHPerdata. PT. Ustmaniyah Hannien Tour dikatakan wanpretasi karena tidak melakukan kewajibannya walaupun sudah diberikan surat somasi. Serta akibat hukum dari wanprestasi yang dilakukan PT.Ustmaniyah Hannie Tour sesuai dengan Pasal 1243 KUHPerdata PT.Ustmaniyah Hannien Tour harus membayar ganti kerugian jamaah dan sesuai dengan Pasal 1250 KUHPerdata membayar bunga moratoir sebesar 6% pertahun dari masing-masing nilai pokok kerugian.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses
Keyword(s)

File Attachment