Image of PENERAPAN ASAS ULTIMUM REMEDIUM DALAM PENEGAKAN 
HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN (STUDI KASUS  
PENCURIAN AIR MINUM PADA PERUSAHAAN UMUM
DAERAH AIR MINUM TIRTAWENING  
KOTA BANDUNG)

PENERAPAN ASAS ULTIMUM REMEDIUM DALAM PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN (STUDI KASUS PENCURIAN AIR MINUM PADA PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTAWENING KOTA BANDUNG)



Pencurian sendiri berarti perbuatan atau perkara yang berkaitan dengan mencuri yaitu mengambil barang orang lain. Dalam peneltian ini terdapat tiga permasalahan sekaligus menjadi tujuan penelitian ini, yaitu pertama, Untuk mengetahui penerapan Asas Ultimum Remedium dalam penjatuhan sanksi pidana pencurian air minum pada Perumda Tirtawening Kota Bandung, kedua, untuk mengetahui Untuk mengetahui faktor penghambat penerapan Asas Ultimum Remedium dalam kasus pencurian air minum pada Perumda Tirtawening Kota Bandung dan ketiga, untuk untuk mengetahui upaya penyelesaian kasus pencurian air minum pada Perumda Tirtawening Kota Bandung.
Metode penelitian ini bersifat deskriptif dan merupakan jenis penelitian hukum yuridis normatif, penelitian dilakukan dengan menggunakan bahan hukum primer yang bersifat autoritatif berupa perundang-undangan seperti norma dasar pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Kitab Undangundang Hukum Pidana, dan peraturan lain terkait objek penelitian. Bahan hukum sekunder antara lain karya ilmiah dan hasil penelitian dari para ahli hukum, bahan hukum tersier yang digunakan penulis adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Diakhiri dengan penarikan suatu simpulan yang disusun secara kualitatif.
Hasil penelitian dari permasalahan pertama yaitu Penerapan asas ultimum remedium dalam kasus pencurian air minum milik PERUMDA Tirtawening yang dilakukan oleh warga sekitar PERUMDA Tirtawening dengan adanya kesepakatan damai antara kedua belah pihak merupakan suatu keputusan yang tepat dan benar, kedua yaitu, faktor penghambat penerapan asas ultimum remedium dalam kasus. pencurian air minum pada PERUMDA Tirtawening Kota Bandung adalah terkait dengan perbuatan warga sekitar PERUMDA Tirtawening merupakan suatu tindak pidana, dan ketiga, yaitu upaya penyelesaian kasus pencurian air minum pada PERUMDA Tirtawening Kota Bandung adalah dengan dilakukannya kesepakatan damai antara warga sekitar PERUMDA Tirtawening dan juga pihak PERUMDA Tirtawening.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment