Image of TINJAUAN YURIDIS TENTANG WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT ANTARA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK CAB. TASIKMALAYA DENGAN NASABAH  DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KUHPERDATA JO UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 1998 
TENTANG  PERUBAHAN ATAS  UNDANG-UNDANG  NOMOR  7  TAHUN 1992  
TENTANG   P E R B ANKAN   ( STU D I   KASUS   P U T U S A N   P E NGAD I LAN   NEGERI TASIKMALAYA NOMOR 46/PDT.G/2021/PN.TSM)

TINJAUAN YURIDIS TENTANG WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT ANTARA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK CAB. TASIKMALAYA DENGAN NASABAH DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KUHPERDATA JO UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 1998 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1992 TENTANG P E R B ANKAN ( STU D I KASUS P U T U S A N P E NGAD I LAN NEGERI TASIKMALAYA NOMOR 46/PDT.G/2021/PN.TSM)



Kredit dalam kegiatan perbankan merupakan usaha yang paling utama karena pendapatan terbesar dari usaha bank berasal dari pendapatan kegiatan usaha kredit, yaitu berupa bunga dan provisi. Dari sisi kreditur kegiatan kredit untuk mengambil keuntungan dari modalnya dengan mengharapkan kontraprestasi, sedangkan pandangan dari sisi debitur, kredit memberikan bantuan bagi dirinya untuk membayar di masa depan hal mana beban itu merupakan kewajiban baginya yang berupa utang. Meskipun Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan yang mengatur mengenai perbankan dan perjanjian kredit kegiatan perbankan. Adapaun tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengatahui dan menganalisi akibat hukum bagi Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk dan Debitur atas Putusan Pengadilan Negeri Tasikmalaya Nomor 46/Pdt.G/2021/Pn. Tsm.
Spesifikasi penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian yuridis normatif. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara studi kepustakaan, yakni menelaah bahan-bahan pustaka berupa buku-buku dan bahan hukum premier, sekunder dan tersier yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dikaji. Metode analisi data yang digunakan adalah analisi kualitatif.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa alasan terjadinya wanprestasi oleh debitur adalah tidak melaksanakan/melanggar ketentuan Akta Perjanjian Krdit Pasal 4. Hal ini menyebabkan pinjaman/kredit Tergugat menuggak pokok sebesar Rp. 195.000.000,00 (seratus sembilan puluh lima juta rupiah), Tunggakan Kewajiban Bunga Berjalan Rp. 24.220.000,00 (dua puluh empat juta dua ratus dua puluh ribu rupiah), Denda Rp.976.949,00 (sembilan ratus tujuh puluh enam ribu sembilan ratus empat puluh sembilan rupiah, Denda Berjalan Rp.15.843,00 (lima belas ribu delapan ratus empat puluh tiga rupiah) dan menjadi kredit dalam kategori/kolektibilitas kredit macet, dan akibat hukum bagi Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk dan debitur atas Putusan Pengadilan Negeri Tasikmalaya Nomor 46/Pdt.G/2021/Pn. Tsm antara lain menyatakan demi hukum perbuatan tergugat adalah wanprestasi.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment