Image of ANALISIS YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN 
USAHA PENYEDIA CATERING ANTARA FITRIYAH SUZIANY SEBAGAI 
PENGGUGAT DAN RATNA KOMALASARI SEBAGAI TERGUGAT 
DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KUH PERDATA
(STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 45/PDT.G/2020/PN. BKS)

ANALISIS YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN USAHA PENYEDIA CATERING ANTARA FITRIYAH SUZIANY SEBAGAI PENGGUGAT DAN RATNA KOMALASARI SEBAGAI TERGUGAT DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KUH PERDATA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 45/PDT.G/2020/PN. BKS)



Pada pelaksanaan transaksi investasi terkandung suatu perjanjian yang
melahirkan hak dan kewajiban bagi para masing-masing pihak. Dalam suatu
perjanjian, apabila salah satu pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban
sebagaimana mestinya, maka dapat terjadi suatu wanprestasi. Penulis meneliti
perjanjian investasi usaha penyedia catering antara Fitriyah Suziany dan Ratna
Komalasari dengan tujuan penelitian untuk mengetahui wujud wanprestasi
Penyedia Catering yang dilakukan oleh Ratna Komalasari sebagai Tergugat dalam
perkara wanprestasi dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dalam
perkara wanprestasi Penyedia Catering yang dilakukan oleh Ratna Komalasari
sebagai Tergugat dalam pelaksanaan Putusan Nomor 45/PDT.G/2020/PN.BKS.
Untuk mencapai tujuan di atas, Penulis melakukan penelitian deskriptif, yaitu
menggambarkan dan menganalitis secara sistematis, faktual dan akurat tentang
perjanjian investasi usaha penyedia catering antara Fitriyah Suziany dan Ratna
Komalasari. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan
menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data
diperoleh melalui studi dokumen dan analisa menggunakan metode normatif
kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa wujud dari wanprestasi usaha
penyedia catering yang dilakukan oleh Ratna Komalasari kepada Fitriyah Suziany
berdasarkan Putusan Nomor 45/PDT.G/2020/PN.BKS adalah tidak melaksanakan
prestasinya sesuai dengan perjanjian, artinya tergugat tidak memenuhi kewajiban
yang telah disanggupinya untuk memenuhi perjanjian. Kewajiban para pihak
untuk melaksanakan prestasi dalam perjanjian usaha penyedia catering tidak
terlepas dari ketentuan Pasal 1320 jo Pasal 1338 KUH Perdata, dan perjanjian
kerjasama juga merujuk Pasal 1313 KUH Perdata yang menyatakan bahwa
“Perjanjian atau persetujuan adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau
lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Akibat hukum
yang timbul dari usaha penyedia catering yang dilakukan oleh Ratna Komalasari
kepada Fitriyah Suziany yaitu Ratna Komalasari tidak melaksanakan
kewajibannya sesuai dengan kesepakatan perjanjian, dan sebagai konsekuensinya
Ratna Komalasari diwajibkan membayar kerugian materil sebesar Rp.250.000.000
(dua ratus lima puluh juta rupiah) berupa hak pembayaran hutang dari Fitriyah
Suziany dan kerugian immateriil berupa bunga sesuai dengan Pasal 1236 KUH
Perdata.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment