Image of TINJAUAN YURIDIS WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT 
ANTARA BANK BRI DENGAN NASABAH DIHUBUNGKAN DENGAN UU 
NO. 10 TAHUN 1998 TENTANG PERUBAHAN ATAS UU 
NO.7 TAHUN 1992 TENTANG PERBANKAN
(Studi Kasus Terhadap Putusan 
Nomor 3/Pdt.G.S/2021/PN.Blb)

TINJAUAN YURIDIS WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT ANTARA BANK BRI DENGAN NASABAH DIHUBUNGKAN DENGAN UU NO. 10 TAHUN 1998 TENTANG PERUBAHAN ATAS UU NO.7 TAHUN 1992 TENTANG PERBANKAN (Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor 3/Pdt.G.S/2021/PN.Blb)



Asep Bunbun dan Eka Susilowati merupakan para tergugat dalam kasus
Wanprestasi dengan pihak Bank BRI sebagaimana yang terdapat dalam Putusan
Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor 3/Pdt.G.S/2021/PN.Blb. Wanprestasi
yang dilakukan yaitu para tergugat tidak melaksanakan perjanjian kredit sesuai
dengan isi perjanjian sehingga menyebabkan terjadinya kredit macet. Dalam
peneltian ini terdapat dua permasalahan sekaligus menjadi tujuan penelitian ini,
yaitu pertama untuk mengetahui analisis yuridis mengenai bentuk wanprestasi pada
Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor 3/Pdt.G.S/2021/PN.Blb., dalam
kasus perjanjian kredit antara Bank dengan Nasabah, dan kedua untuk mengetahui
penyelesaian dalam hal terjadinya wanprestasi antara Bank dengan Nasabah pada
Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor 3/Pdt.G.S/2021/PN.Blb.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan merupakan jenis penelitian hukum
yuridis normatif, penelitian dilakukan dengan menggunakan bahan hukum primer,
bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Penelitian ini menggunakan
pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case
approach). Teknik pengumpulan data ditempuh dengan penelitian studi dokumen
berupa Putusan Pengadilan Negeri. Diakhiri dengan penarikan suatu simpulan yang
disusun secara kualitatif.
Hasil penelitian dari permasalahan pertama yaitu bentuk wanprestasi yang
dilakukan oleh nasabah terhadap pihak bank yaitu debitur melaksanakan janjinya
akan tetapi tidak sebagaimana yang diperjanjikan. Kedua, penyelesaian dalam hal
terjadinya wanprestasi antara nasabah dengan bank dapat ditempuh melalui
pemberian somasi sebanyak 3 (tiga) kali, kemudian apabila tidak ada itikad baik
dari pihak tergugat, maka penggugat berhak membawa persoalan tersebut ke
pengadilan.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment