Image of TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA
PERJUDIAN MENURUT PASAL 303 AYAT (1) KE-1 KUHP JO
PASAL 55 AYAT (1) KE-1 KUHP DALAM PERSPEKTIF TUJUAN
PEMIDANAAN (STUDI KASUS PUTUSAN
PE N G A D I L A N N E GE R I R U T E N G
NOMOR:48/PID.B/2020/PN.RTG)

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN MENURUT PASAL 303 AYAT (1) KE-1 KUHP JO PASAL 55 AYAT (1) KE-1 KUHP DALAM PERSPEKTIF TUJUAN PEMIDANAAN (STUDI KASUS PUTUSAN PE N G A D I L A N N E GE R I R U T E N G NOMOR:48/PID.B/2020/PN.RTG)



Permainan judi sangat tidak diperbolehkan dan dilarang karena dapat
menimbulkan hal-hal negatif seperti kerugian dan malas untuk bekerja dan
perjudian juga bertentangan dengan agama, moral dan kesusilaan. Namun
faktanya, di masyarakat saat ini sangat marak dengan perjudian yang masih belum
bisa diatasi. Hal tersebut yang menjadi latar belakang penulis untuk membahas
dan menganalisis lebih lanjut. Penulis meneliti kajian tersebut dengan tujuan
untuk mengetahui bagaimana penerapan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan
bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku
tindak pidana perjudian di Ruteng Nusa Tenggara Timur dihubungkan dengan
putusan Nomor: 48/pid.b/2020/PN. RTG dalam perspektif tujuan pemidanaan.
Spesifikasi penelitian ini adalah penelitian deskriptif, jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian yuridis normatif, metode pendekatan yang penulis
gunakan adalah pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan
pendekatan kasus (Case Approach) dalam hal ini kasus tindak pidana perjudian
dalam putusan Pengadilan Negeri Ruteng Nomor: 48/PID.B/2020/PN. RTG.
Kemudian, teknik pengumpulan data menggunakan bahan-bahan pustaka berupa
peraturan perundang-undangan, buku-buku, dan jurnal hukum mengenai tindak
pidana perjudian. Maka dari itu, objek penelitian ini adalah pelaku tindak pidana
perjudian menurut Pasal 303 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
dalam perspektif tujuan pemidanaan.
Hasil penelitian pertama yaitu dalam kasus tindak pidana perjudian di Ruteng
Nusa Tenggara Timur dalam Putusan Pengadilan Negeri Ruteng Nomor:
48/pid.b/2020/PN. Rtg, Kosmas Anggul alias Kos beserta temannya Damianus
Babut alias Dami termasuk ke dalam orang yang turut serta melakukan tindak
pidana perjudian (medepleger). Mereka berdua sama-sama dipidana dan bersalah
dengan kualitas pidana yang sama. Selanjutnya hasil penelitian kedua yaitu
pertimbangan-pertimbangan hakim dalam memutus perkara tindak pidana
perjudian di Ruteng Nusa Tenggara Timur yang dihubungkan dengan perspektif
tujuan pemidanaan dalam putusan pengadilan Negeri Ruteng Nomor:
48/pid.b/2020/Pn. Rtg, Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap
Kosmas Anggul alias Kos sesuai dengan pertimbangan-pertimbangannya yang
dihubungkan dengan teori tujuan pemidanaan yaitu teori tujuan atau teori relatif
(deterrence/utilitarian) yang diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku
khususnya dan umumnya bagi masyarakat Ruteng supaya tidak melakukan tindak
pidana perjudian. Kemudian terdakwa dijatuhi pidana penjara 1 tahun.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment