No image available for this title

PELAKSANAAN IZIN PEMBUANGAN LIMBAH CAIR PADA BEBERAPA INDUSTRI TEKSTIL DI RANCAEKEK YANG MENYEBABKAN PENCEMARAN SUNGAI CIKIJING



Pesatnya arus globalisasi dewasa ini, telah mempengaruhi kehidupan manusia di negara maju maupun negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih mengharuskan manusia untuk melakukan berbagai perubahanperubahan pada berbagai sektor guna memajukan kualitas kehidupan di masa yang akan datang. Pada sektor industri misalnya, dalam pelaksanaannya disamping mempunyai dampak positif, perkembangan tersebut juga dapat menimbulkan dampak negatif, sebab dapat menyebabkan ketergantungan terhadap produk-produk berbasis kimia yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi limbah bahan berbahaya dan beracun. Pengelolaan limbah industri harus diperhatikan karena limbah berbahaya dan beracun ini dapat merusak lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dibuang ke media lingkungan harus sesuai dengan standard yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan izin pembuangan limbah cair pada beberapa industry tekstil di Rancaekek yang menyebabkan pencemaran di sungai cikijing dan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap pelanggaran izin sebagai instrument pengendalian pencemaran dihubungkan dengan kasus pencemaran sungai cikijing. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif. Jenis penelitian ini adalah yuridis normatif, yang merupakan jenis penelitian kepustakaan (data sekunder) berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang berhubungan erat dengan objek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta Pendekatan Kasus (case approach). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumen (study of document) dan studi literatur (study of literature) serta dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian terhadap permasalahan pertama, pelaksanaan izin pembuangan limbah cair pada beberapa industri tekstil di Rancaekek, khususnya mengenai penerbitan izin pembuangan limbah cair di sungai cikijing dapat dikatakan belum dilaksanakan secara optimal karena dalam penerbitan izin yang dikeluarkan oleh Bupati Sumedang masih kurang memperhatikan keadaan perairan yang akan dijadikan media buangan limbah cair, sungai cikijing seharusnya tidak dapat lagi menampung limbah cair karena sudah tercemar. Penentuan media buangan yang kurang tepat, dapat berakibat fatal yang dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan masyakarakat dan lingkungan hidup. Terhadap permasalahan kedua, penegakan hukum terhadap pelanggaran izin sebagai instrumen pengendalian pencemaran yang diberikan oleh Majelis Hakim sudah sangat tepat, karena izin pembuangan limbah cair yang diberikan tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika dibiarkan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh beberapa perusahaan industri tekstil di Rancaekek tersebut, dapat melampaui baku mutu yang telah ditetapkan yang tentunya akan berakibat pada penurunan kualitas lingkungan hidup.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Research Reports

File Attachment