Image of TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DAN DENGAN KEKERASAN MEMAKSA SESEORANG UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN CABUL DIHUBUNGKAN DENGAN AJARAN PERBARENGAN TINDAK PIDANA DAN PENERAPANNYA DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDUNG NOMOR: 1089/PID.SUS/2018/PN.BDG

TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DAN DENGAN KEKERASAN MEMAKSA SESEORANG UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN CABUL DIHUBUNGKAN DENGAN AJARAN PERBARENGAN TINDAK PIDANA DAN PENERAPANNYA DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDUNG NOMOR: 1089/PID.SUS/2018/PN.BDG



Tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan dengan kekerasan memaksa seseorang melakukan perbuatan cabul kasus ini berbeda dengan kasus tindak pidana lainnya, karena dalam kasus ini terdapat dua tindak pidana sekaligus dalam waktu yang bersamaan, maka ancaman hukumannya pun berat dari pada tindak pidana biasa. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian. Permasalahan penelitiannya adalah Bagaimanakah penerapan hukum tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan dengan kekerasan memaksa seseorang melakukan perbuatan cabul dalam Putusan PengadilanNegeri Bandung Nomor: 1089/PID.SUS/2018/PN.BDG dan Bagaimanakah Penjatuhan pidana terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan dengan kekerasan memaksa seseorang melakukan perbuatan cabul dihubungkan dengan ajaran perbarengan tindak pidana (Concursus/ Samenloop Van Strafbere Feiten) dalam Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor: 1089/PID.SUS/2018/PN.BDG.
Penelitian ini bersifat “deskriptif”. Pendekatan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dan Pendekatan Kasus (case approach). Sedangkan analisis permasalahannya dilakukan secara kualitatif yaitu metode analisis berupa uraian-uraian yang sistematis tanpa menggunakan tabel-tabel, bagan-bagan, angka-angka, maupun rumus-rumus statistik.
Berdasarkan hasil penelitian, penjatuhan pidana oleh Majelis Hakim kepada terdakwa dengan pidana penjara 4 (empat) tahun 6 (enam) bulan dianggap kurang sesuai mengingat konsekuensi dari ajaran concursus idealis itu sendiri, yang mana dari beberapa tindak pidana yang dilakukan terdakwa memiliki lebih dari satu aturan pidana. Menurut penulis, sebuah putusan haruslah didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan ilmiah sehingga putusan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis, filosofis dan sosiologis.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment