No image available for this title

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEDUDUKAN SKT (SURAT KETERANGAN TANAH) DALAM PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH BERDASARKAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 520K/PDT/2018 DIHUBUNGKAN DENGAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 1997 TENTANG PENDAFTARAN TANAH



Bukti kepemilikan hak atas tanah menurut UUPA dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah hanya sertifikat hak atas tanah, yang akan diberikan kepada pemegang hak atas yanah setelah mendaftarkan tanahnya ke kantor pertanahan setempat. Sertifikat hak atas tanah sebagai bukti kepemilikan hak atas yanah bersifat kuat sepanjang tidak ada yang dapat membuktikan sebaliknya. Pada prakteknya terdapat sertifikat yang dapat dibuktikan sebaliknya, oleh karena itu adanya kasus pembatalan sertifikat Hak Milik atas tanah miik Petrisia Margareth yang dia beli dari Hamidan, Andre L. Awan, H. Junaidi, H. Berkatullah, dan Sili Ibus untuk 2 (dua) bidang tanah, akibatnya diajukan keberatan oleh pemegang SKT (Surat Keterangan Tanah) atas bidang yang sama di Jalan RTA Milano. Hal tersebut mendorong penulis untuk menganalisa tentang bagaimana kedudukan SKT (Surat Keterangan Tanah) dalam proses penerbitan sertifikat dan bagaimana perlindungan hukum bagi pihak yang merasa dirugikan dalam pembatalan sertifikat hak milik atas tanah ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode pendekatan yuridis normatif, dan spesifikasi penulisan ini adalah bersifat deskriptif analitis. Dengan tahap penulisan kepustakaan, dan Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui studi dokumen, adapun metode analisis dara menggunakan metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, sertifikat hak milik dapat dibatalkan dan tidak mempunyai kekuatan hukum karena adanya putusan Pengadilan Negeri dengan dasar SKT (Surat Keterangan Tanah) yang dibuat oleh Lurah setempat, yang diajukan sebagai bukti dalam persidangan. Dengan dibatalkannya sertifikat tersebut, maka hilanglah perlindungan hukum kepada pemegang sertifikat tersebut.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses
Keyword(s)

File Attachment