No image available for this title

Perlindungan Hukum Terhadap Pengguna Jasa Pesan Premium dan Broadcast Dalam Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi Seluler di Indonesia



Hak-hak pengguna jasa pesan premium dan broadcast sebagai konsumen
sering dirugikan dalam penyelenggaraan jasa pesan premium dan broadcast
sehingga harus dilindungi. Penulis meneliti perlindungan hukum terhadap
pengguna jasa pesan premium dan broadcast dengan tujuan untuk mengetahui dan
menganalisis ada tidaknya pelanggaran terhadap hak konsumen dalam kegiatan
tersebut serta untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum terhadap
pengguna jasa pesan premium dan broadcast. Selain itu, untuk mengetahui dan
menganalisis penyelesaian sengketa konsumen dalam penyelenggaraan jasa pesan
premium dan broadcast.
Untuk mewujudkan tujuan di atas, penulis melakukan penelitian deskriptif,
yaitu menganalisis dan menggambarkan secara sistematis, faktual, dan akurat
perlindungan hukum terhadap pengguna jasa pesan premium dan broadcast dalam
penyelenggaraan jasa telekoimuniksi seluler di Indonesia. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan
perundang-undangan (statute approach). Data diperoleh melalui studi dokumen
dan dianalisis dengan menggunakan metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam penyelenggaraan jasa
pesan premium dan broadcast patut diduga terjadi pelanggaran terhadap hak-hak
konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 UU Perlindungan Konsumen. Hakhak yang dilanggar adalah hak-hak konsumen yang terkait dengan
penyelenggaraan jasa pesan premium dan broadcast, antara lain hak atas
kenyamanan, keamanan, dan keselamatan; hak untuk memilih jasa serta
mendapatkan jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan
yang dijanjikan; hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi
dan jaminan jasa; hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas jasa yang
digunakan; serta hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen.
Perlindungan hukum terhadap pengguna jasa pesan premium dan broadcast,
antara lain dapat dilakukan dengan menempuh upaya secara hukum dan secara
nonhukum. Upaya perlindungan secara hukum dapat dilakukan melalui peraturan
perundang-undangan, penyelesaian sengketa melalui pengadilan dan di luar
pengadilan, serta melalui pengaturan secara mandiri (voluntary self regulation)
oleh penyelenggara jasa pesan premium dan broadcast. Upaya perlindungan
secara nonhukum dapat dilakukan pengguna melalui niraksi dan ragam aksi.
Penyelesaian sengketa konsumen dalam penyelenggaraan jasa pesan premium dan
broadcast dapat dilakukan dengan menggugat para pelaku usaha terkait melalui
proses pengadilan atau di luar pengadilan. Hal ini sesuai dengan ketentuan UU
Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menkominfo Nomor 01 Tahun 2009.
Konsumen (pengguna) dapat menuntut ganti kerugian melaui pengadilan atau di
luar pengadilan dengan cara menggugat ganti kerugian kepada para pelaku usaha
terkait, antara lain berdasarkan tanggung jawab atas dasar perbuatan melawan
hukum (tortious liability).


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Master Theses

File Attachment