No image available for this title

TINJAUAN YURIDIS TENTANG TINDAK PIDANA PENCULIKAN ANAK DALAM UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDUNG NOMOR 1357/PID.SUS/2018.



Anak merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa. Keberadaannya merupakan anugerah yang harus di jaga, dan dilindungi. Setiap anak secara kodrati memiliki harkat, martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi oleh siapapun. Oleh karena itu pengakuan terhadap keberadaan anak dilakukan dengan memberikan perlidungan terhadap kepentingan anak. Dalam memenuhi kebutuhan hidup, manusia melakukan berbagai macam cara termasuk melakukan tindak pidana seperti penculikan anak. Kasus penculikan anak dapat dikatakan tindak pidana eksploitasi. Penerapan sanksi pidana terhadap pelaku penculikan anak merupakan sanksi kumulatif yaitu pidana penjara dan pidana denda. Penerapan hukum tersebut harus diterapkan agar terjadinya keadilan. Perlindungan anak harus diberikan kepada korban penculikan karena bisa merugikan mental korban. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis aspek yuridis dalam tindak pidana penculikan anak dan untuk mengetahui penerapan sanksi tindak pidana penculikan anak dalam putusan No. 1357/Pid.sus/2018/Pn.Bdg.
Pada penelitian ini bersifat deskriptif analisis dan metode pendekatan melalui perundang-undangan. Jenis penelitian yang dilakukan secara yuridis normatif melalui studi kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer, skunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen terhadap data skunder. Metode analisis data dalam penelitian ini secara yuridis kualitatif.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, aspek yuridis tindak pidana penculikan anak dalam putusan 1357/Pid.Sus/2018/Pn.Bdg terbukti melakukan tindak pidana penculikan anak yang diatur dalam Pasal 76F Jo Pasal 83 UU Perlindungan Anak dikarenakan sesuai dengan unsur-unsur tindak pidana yakni unsur subjektif dan objektif. Penerapan sanksi tindak pidana anak terhadap terdakwa sanksi Pidana dikenakan pasal 83 UU Perlindungan Anak sanksi yang ada dalam pasal 83 UU Perlindungan Anak yaitu Pidana penjara dan Pidana denda. putusan Hakim ini telah sesuai dengan minimum khusus dan maksimum khusus penjatuhan Pidana penjara maupun denda.

Kata kunci: Penculikan Anak dan Penerapan Sanksi Tindak Pidana.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment