No image available for this title

Mekanisme Pemberian Grasi dan Maaf Kepada Terpidana Mati dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Pasal 340 KUHP (Studi Komparatif Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Grasi dan Hukum Pidana Islam)



Pemberian pengampunan kepada terdakwa yang diancam dengan hukuman mati,
di dalam hukum pidana positif di kenal dengan istilah grasi, dalam hukum pidana islam
istilah ini dikenal dengan Maaf/‟Afw. Sehubungan dengan sumber maaf (hukum pidana
Islam) dan grasi (dalam hukum pidana positif) memiliki perbedaan, dimana maaf hanya
dapat diberikan oleh ahli waris korban, sementara grasi diberikan oleh presiden sebagai
kepala negara.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah mekanisme pemberian
grasi bagi terdakwa tindak pidana pembunuhan menurut hukum positif, bagaimanakah
mekanisme pemberian maaf bagi terdakwa tindak pidana pembunuhan menurut hukum
pidana Islam, dan bagaimanakah perbandingan pemberian grasi dan maaf bagi terdakwa
tindak pidana pembunuhan menurut hukum positif dan hukum islam.
Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum
normatif. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori kemaslahatan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa,yang memberikan grasi adalah presiden sebagai kepala negara atas
pertimbangan dari Mahkamah Agung. Yang mengajukan grasi adalah terpidana sendiri
atau kuasa hukum atau keluarganya, grasi diajukan langsung kepada presiden; yang
memberi maaf adalah ahli waris terdekat korban Pertimbangan dalam pemberian maaf
adalah motivasi untuk mendapatkan pahala, sedekah, penebus dosa, jalan menuju ke taqwa,
pemberian maaf adalah salah satu perintah Allah, Permohonan maaf diajukan oleh
pembunuh sendiri atau keluarganya, maaf diajukan kepada wali yang terbunuh (korban).
Yang mengajukan grasi adalah terpidana sendiri atau kuasa hukum atau kelurga sedangkan
dalam maaf adalah keluarga atau keluarga yang membunuh. Prosedur dan tata laksana
teknis antara Grasi dan Maaf terlalu sulit untuk dibandingkan karena bersumber dari tradisi
dan waktu yang sangat jauh berbeda


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Master Theses

File Attachment