No image available for this title

Upaya Perlindungan Hukum Oleh Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Investor Pasar Modal Pada Perusahaan Pt. Dwi Aneka Jaya Kemasindo, Tbk. Yang Dinyatakan Pailit Dihubungkan Dengan Putusan Nomor: 39/Pdt.Sus-Pkpu/2016/Pn.Niaga.Jkt.Pst



Kemajuan ekonomi dunia saat ini telah mendorong banyak perubahan bagi kehidupan manusia. Pasar modal sebagai salah satu alternatif pembiayaan ekonomi masyarakat sudah mulai dirambah oleh seluruh lapisan. Penting bagi pemerintah sebagai otoritas tertinggi memberikan kepastian hukum guna melindungi kepentingan masyarakatnya. Berinvestasi di pasar modal dalam bentuk saham merupakan salah satu pilihan investasi. Investasi saham menjadi alternatif pembiayaan bagi perusahaan di tanah air, khususnya perusahaan terbuka di pasar modal. Namun berinvestasi di pasar modal dalam bentuk saham selain memberikan peluang keuntungan juga memiliki risiko antara lain kepailitan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hak dan kewajiban para pihak di pasar modal, akibat hukum dari putusan pailit perusahaan terbuka dan upaya perlindungan hukum Otoritas Jasa Keuangan bagi investor pasar modal pada kepailitan perusahaan terbuka.
Pada penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus yaitu menghubungkan permasalahan dalam studi kasus Putusan No.39/PDT.SUS-PKPU/2016/PN.NIAGA.JKT.PST. Dengan norma-norma atau perundang-undangan yang terkait. Spesifikasi Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Jenis penelitian yang dilakukan penulis secara yuridis normatif dilakukan melalui studi kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen terhadap data sekunder. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah normatif kualitatif.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, hak investor mendapatkan deviden, dan tidak bertanggung jawab atas kerugian perseroan. Hak dari emiten mendapatkan dana atas penjualan saham dan wajib memberikan informasi mengenai laporan keuangannya secara rutin. Akibat hukum pada PT DAJK yang dinyatakan pailit dikatakan tidak cakap lagi melakukan perbuatan hukum dan kewenangan PT DAJK diambil alih oleh kurator dan terhadap kepemilikan saham investor di perusahaan PT DAJK yakni menimbulkan risiko kerugian berupa capital loss yang disebabkan lock up karena proses delisting oleh bursa. Upaya perlindungan hukum oleh OJK terhadap investor pasar modal pada perusahaan PT DAJK dapat diberikan bentuk perlindungan hukum yang bersifat pencegahan atau preventif dan pemberian sanksi atau represif.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment