No image available for this title

Tinjauan Yuridis Pembatalan Hibah Antara Kakak Dan Adik Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 495 K/Ag/2014 Dihubungkan Dengan Buku III KUH Perdata Dan Kompilasi Hukum Islam



Hibah merupakan perbuatan hukum pemindahan hak kepemilikan yang sengaja dialihkan kepada pihak lain, pemberian hibah juga dapat menimbulkan permasalahan-permasalahan, sehingga tujuan hibah yang sebenarnya tidak sejalan sebagaimana mestinya. Penarikan kembali pemberian hibah dilakukan dengan menyatakan kehendaknya kepada Penerima Hibah disertai penuntutan kembali benda-benda yang telah dihibahkan, apabila Penerima Hibah tidak memberikannya secara sukarela, maka Pemberi Hibah dapat mengajukan penarikan kembali benda-benda yang telah dihibahkannya ke pengadilan. salah satu contohnya dapat dilihat dalam putusan Mahkamah Agung nomor 495 K/AG/2014. Penelitian ini bermaksud ingin mengetahui apakah dasar hukum yang dapat menjadi landasan pembatalan akta hibah antara kakak dan adik dan bagaimana analisis putusan hakim pada putusan Mahkamah Agung nomor 495 K/AG/2014.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, yaitu untuk menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai pembatalan hibah antara kakak dan adik dihubungkan dengan buku III KUHPerdata dan Kompilasi Hukum Islam, metode yang dipergunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian lebih menekankan terhadap hukum positif yang berhubungan dengan pembatalan akta hibah disamping penelitian terhadap data primer.
Hasil penelitian ini, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa dasar hukum pembatalan akta hibah antara kakak dan adik dalam KUHperdata diatur dalam Pasal 1688 sampai dengan Pasal 1693 KUHPerdata dan berdasarkan Pasal 916a sampai dengan Pasal 929 KUHPerdata, dalam KHI pembatalan akta hibah diatur dalam Bab IV Pasal 210 sampai dengan Pasal 214. Keputusan Hakim Mahkamah Agung yang dalam putusannya menolak permohonan Kasasi dari pemohon Kasasi dengan menguatkan putusan pengadilan Tinggi Agama Surabaya sudahlah tepat karena telah memenuhi syarat-syarat sebagaimana yang terdapat dalam Pasal 210 KHI sebagai pertimbangan hukumnya.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment