No image available for this title

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PASAL 310 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DEMAK NOMOR 4/PID.SUS/2017



Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada lalu lintas jalan raya yang tidak diduga dan tidak diinginkan yang sulit diprediksi kapan dan di mana terjadinya, yang sulit diprediksi, kecelakaan lalu lintas merupakan yang karena kelalaian pengemudi yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain haruslah menjadi fokus utama sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas, Lalu lintas Dan Angkutan Jalan merupakan hal yang sangat dekat dengan masyarakat. Setiap waktu masyarakat terus bergulat dengan angkutan jalan dengan bermacam-macam kepentingan. Sehingga masyarakat dapat mematuhi serta mentaati keseluruhan aturan hukum mengenai berkendara atau berlalu lintas di Indonesia sehingga dapat terciptanya keselamatan, keamanan, dan kelancaran lalu lintas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penerapan ketentuan yang terdapat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, adapun penelitian ini untuk mengetahui penerapan unsur-unsur ketentuan Pasal 310, dan untuk mengetahui daya guna penjatuhan sanksi Pidana dalam Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan Angkutan Jalan terhadap perbuatan pelaku dihubungkan dengan Putusan Pengadilan Negeri Demak Nomor 4/pid.sus/2017.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian (library research) berupa studi Putusan nomor : 4/pid.sus/2017/PN.DMK yang digunakan untuk mengetahui bagaimana delik kelalaian yang dilakukan pengemudi yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dalam penerapan ketentuan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Berdasarkan hasil penelitian, Penerapan ketentuan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan dihubungkan dengan Putusan Pengadilan Negeri Demak Nomor : 4/pid.sus/2017PN.DMK, dengan terdakwa lakukan hakim dalam hal ini menjatuhkan pidana dengan pidana penjara terhadap terdakwa selama 1 (satu) Tahun 10 (sepuluh) Bulan dan Daya Guna Penjatuhan Pidana berdasarkan Pasal 310 (4) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan terhadap pelaku dihubungkan dengan Putusan Pengadilan Negeri Demak Nomor : 4/pid.sus/2017PN.DMK, belum mendekati rasa keadilan masyarakat dan belum memiliki manfaat terhadap masyarakat pada umumnya karena mereka akan merasa diresahkan dengan adanya pengemudi yang karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas tersebut.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses