No image available for this title

TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIHUBUNGKAN DENGAN AJARAN PENYERTAAN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (STUDI KASUS DALAM PUTUSAN NOMOR 14/PID.SUS-ANAK/2016/PN PBU)



Tindak pidana yang dilakukan anak merupakan masalah serius yang dihadapi setiap negara, di Indonesia masalah tersebut banyak diangkat dalam bentuk seminar dan diskusi yang diadakan oleh lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga terkait lainnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek dari tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh anak dalam putusan Pengadilan Negeri Pangkalan Bun Nomor: 14/Pid.Sus-Anak/2016/PN PBU. Dan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dalam putusan Pengadilan Negeri Pangkalan Bun Nomor: 14/Pid.Sus-Anak/2016/PN PBU bila dihubungkan dengan ajaran penyertaan. Dalam metode penelitian ini meliputi beberapa hal seperti, Spesifikasi penelitian; yaitu menggambarkan permasalahan yang berkaitan dengan objek penelitian dan terhadap masalah tersebut dilakukan analisis. Jenis penelitian; yaitu dengan menerapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan tentang proses peradilan pidana anak berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pangkalan Bun Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2016/PN. Pangkalan Bun. Metode pendekatan; yaitu dilakukan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mengumpulkan literatur yang kemudian diambil hal-hal yang penting guna membahas dan memperjelas permasalahan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data; metode atau cara yang dipergunakan untuk memperoleh data tersebut adalah studi literatur, mempelajari literatur-literatur yang berhubungan dengan objek penelitian. Metode analisis data; data yang diperoleh dalam penelitian ini di analisis dengan menggunakan metode kualitatif, yaitu penyajian data tanpa menggunakan angka-angka, daftar tabel maupun rumus-rumus statistik. Aspek dari tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh anak dapat diancam dengan pidana. Perbuatan tindak pidana yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan, terdakwa tersebut mampu bertanggung jawab dan perbuatannya bersifat melawan hukum serta tidak terdapat adanya alasan pemaaf yang dapat meniadakan kesalahan maupun alasan pembenar yang dapat menghapuskan sifat melawan hukum dari perbuatan tersebut.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB : Bandung.,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses