Image of PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU USAHA ONLINE SHOP
M A RK ETPL AC E SH OPE E ( RAJ U TM I KA_ 07 ) TE RH A D AP
KERUGIAN KONSUMEN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8
TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU USAHA ONLINE SHOP M A RK ETPL AC E SH OPE E ( RAJ U TM I KA_ 07 ) TE RH A D AP KERUGIAN KONSUMEN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN



Online shop merupakan toko elektronik yang menjadi tempat konsumen
melakukan aktivitas saat ingin berbelanja. Banyak kemudahan yang diperoleh
selama melakukan belanja melalui online shop, namun dari segala kemudahan itu
terdapat juga beberapa permasalahan yang mengakibatkan kerugian terhadap para
pihak terutama bagi konsumen. Dalam penelitian ini penulis ingin meneliti
mengenai bagaimana pertanggungjawaban pelaku usaha online shop marketplace
Shopee (Rajutmika_07) terhadap kerugian konsumen menurut Undang-Undang
nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan upaya-upaya apa saja
yang dapat dilakukan oleh konsumen online shop apabila terjadi kerugian.
Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan jenis
penelitian yuridis normatif. Metode pendekatan penelitian adalah pendekatan
perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konseptual (conceptual
approach). Tehnik pengumpulan data dengan cara studi dokumen dan studi
litelatur. Dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif.
Pelaku Usaha online shop Rajutmika_07 menurut Undang-Undang Nomor 8
Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen bertanggungjawab atas kerugian
konsumen akibat barang yang diterima oleh konsumen tidak sesuai dengan
perjanjian berupa kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian barang
sebagaimana diatur di dalam Pasal 19 (1) Jo Pasal 7 huruf g UUPK. Upaya yang
dapat dilakukan oleh konsumen online shop Rajutmika_07 apabila terjadi
kerugian adalah mengajukan komplain ke Rajutmika_07. Apabila konsumen
memenuhi prosedur yang ditetapkan oleh pihak Shopee, maka konsumen akan
menerima dana kembali atau barang baru yang telah ditukar sebelumnya oleh
pelaku usaha. Akan tetapi jika konsumen mengabaikan prosedur yang di tetapkan
oleh pihak Shopee dan tidak melakukan tindakan apapun, maka barang atau dana
tidak akan bisa dikembalikan kepada konsumen. Apabila Rajutmika_07 tidak
menanggapi komplain dari konsumen dan terjadi sengketa, maka konsumen dapat
menyelesaikan sengketa melalui pengadilan (litigasi) atau di luar pengadilan (non
litigasi) melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen sebagaimana diatur
dalam Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment