Image of PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN
KERJASAMA USAHA INVESTASI PERDAGANGAN SEMBAKO
DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI

SLAWI NOMOR 5/PDT.G.S/2020/PN.SLW

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN KERJASAMA USAHA INVESTASI PERDAGANGAN SEMBAKO DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SLAWI NOMOR 5/PDT.G.S/2020/PN.SLW



Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak terlepas dari hubungan dengan
manusia lainnya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Hubungan tersebut akan
berlangsung baik apabila ada persesuaian kehendak diantara para pihak yang
berhubungan. Untuk mencapai kesesuian kehendak dalam hubungan tersebut timbul
suatu peristiwa yang mana seseorang berjanji kepada orang lainnya untuk melakukan
suatu hal. Hal itu dapat berupa kebebasan untuk berbuat sesuatu, untuk menuntut
sesuatu, untuk tidak berbuat sesuatu dan dapat berarti keharusan untuk menyarahkan
sesuatu, untuk berbuat suatu hal, atau untuk tidak berbuat sesuatu. Hal ini berarti para
pihak tersebut melalukan suatu perjanjian. Dalam penelitian ini terdapat dua
permasalahan sekaligus menjadi tujuan penelitian in yaitu, Pertama, Terkait
Bagaimanakah perlindungan hukum bagi para pihak dalam perjanjian kerjasama usaha
investasi dan kedua adalah Bagaimanakah akibat hukum atas wanprestasi perjanjian
kerjasama usaha investasi dihubungkan dengan putusan pengadilan negeri slawi
Nomor 5/Pdt.G.S/2020/PN.Slw.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan merupakan jenis penelitian hukum yuridis
normatif dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan bahan hukum
tersier. Penelitian ini menggunakan pendekatan peraturan Undang-Undang (statute
approach), pendekatan kebijakan (policy approach), dan pendekatan kasus (Case
Approach). Kemudian teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni dengan cara
studi dokumen (study of document). Diakhiri dengan ditarik suatu simpulan yang
disusun secara kualitatif.
Hasil penelitian pertama adalah melalui teori perlindungan hukum dan teori hukum
perjanjian. Perjanjian kerjasama Investasi yang dilakukan oleh Penggugat dan
Tergugat itu merupakan perjanjian yang sah karena sudah memenuhi syarat sahnya
perjanjian. Kemudian hasil penelitian kedua yaitu melalui teori perjanjian kerjasama
dan teori wanprestasi. Putusan hakim yang menyatakan bahwa Tergugat atas nama
Fatkhulloh melakukan wanprestasi memberikan akibat kepada kedua belah pihak.
Dimana kepada Penggugat akibat hukumnya adalah tidak memperoleh haknya atas
pemenuhan prestasi.


Detail Information

Statement of Responsibility
Description
-
Publisher STHB Press : .,
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Content Type
Undergraduate Theses

File Attachment